Workshop ‘My School Environment’, Cahaya Singapore Montessori School, Depok

January 27th, 2011

Dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan para siswa, Cahaya Singapore Montessori School Depok menyelenggarakan ‘Go Green’ Programme. Sebagai bagian dari program ini, kami menyelenggarakan workshop ‘My School Environment’. Workshop ini diikuti oleh siswa kelas 1-2 dan kelas 3-4.

Secara sederhana, siswa kelas 1-2 diajak untuk mengeksplorasi lingkungan halaman sekolah yang ada, untuk menemukan berbagai elemen lingkungan yang mereka sukai ataupun tidak mereka sukai. Selama eksplorasi ini mereka didampingi para fasilitator yang mengajak mereka berdiskusi tentang apa yang mereka sukai dan tidak mereka sukai, sambil memberikan berbagai pemahaman tentang lingkungan secara sederhana. Siswa kelas 3-4 melakukan kegiatan pembelajaran yang lebih komprehensif. Mereka diajak untuk melakukan pengamatan terhadap berbagai aspek lingkungan di sekolah, seperti penghijauan, penyerapan air, sampah dan penghematan energi.


Tahap selanjutnya adalah membuat model desain berdasarkan hasil pengamatan dandiskusi. Siswa kelas 1-2 membuat rancangan sebuah taman dengan berbagai elemen lingkungan yang mereka sukai, secara bebas dan kreatif. Muncul berbagai gagasanmenarik seperti mushroom garden, kolam tempat bebek berenang, tempat piknik, taman dinosaurus dan sebagainya. Siswa kelas 3-4 membuat desain lingkungan sekolah berdasarkan pemahaman mereka tentang lingkungan yang baik. Berbagai gagasan yang muncul antara lain adalah perlunya pohon, semak dan tanaman bunga, lapangan olahraga berumput, taman bermain, tempat sampah yang memisahkan berbagai jenis sampah, serta ruang-ruang kelas dengan jendela yang besar untuk memasukkan cahaya matahari.

Kami berharap bahwa melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan ini, para siswa memperoleh berbagai pengetahuan tentang pentingnya lingkungan sekitar mereka, sehingga mereka dapat belajar untuk melakukan tindakan untuk memelihara dan menjaganya.

Workshop ‘Green School’ – Gading Serpong Green Festival

January 27th, 2011

Dalam rangka kegiatan Gading Serpong Festival yang diselenggarakan SMPK Penabur, kami menyelenggarakan sebuah workshop pendidikan lingkungan untuk para guru SD pada tanggal 12 November 2010. Sebanyak sekitar 20 orang guru mengikuti workshop ini, antara lain para guru dari SDK Penabur Gading Serpong dan calon guru dari Teachers’ College Universitas Pelita Harapan. Melalui workshop ini kami menyampaikan metode pembelajaran lingkungan berbasis kreativitas yang selama ini kami kembangkan.

Para peserta workshop selanjutnya melakukan praktik untuk merumuskan desain dari sebuah ‘Green School’ yang diharapkan mampu menjadi sebuah wadah pembelajaran lingkungan yang komprehensif. Mereka mendiskusikan bagaimana mereka dapat mengintegrasikan berbagai aspek lingkungan ke dalam sebuah “green school”. Gagasan ‘green school’ yang lahir dari workshop ini kami harapkan dapat menjadi sebuah awal berkembangnya pemahaman terhadap pentingnya peranan lingkungan sekolah sebagai sebuah wadah pendidikan lingkungan.

Workshop Pendidikan Lingkungan untuk Guru SMPK Penabur Gading Serpong

January 27th, 2011

Workshop untuk guru-guru di SMK Penabur Gading Serpong pada tanggal 12 Juli 2010 ini bertujuan untuk menambah wawasan para guru tentang metode pendidikan lingkungan. Workshop diawali dengan pengantar dari Pak Yandi mengenai pendekatan pendidikan lingkungan yang menekankan aspek kreativitas. Hal yang terutama ditekankan Pak Yandi adalah 1) pentingnya memiliki pemahaman terhadap masalah lingkungan secara komprehensif, 2) potensi untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam berbagai mata pelajaran sekolah, serta 3) potensi untuk mengembangkan program pendidikan lingkungan dengan pendekatan kreatif. Selanjutnya para guru mencoba merumuskan bagaimana sebuah topik lingkungan dapat dipelajari dalam mata pelajaran masing-masing dengan menggunakan pendekatan kreatif.

Pendidikan lingkungan akan menjadi relevan bila langsung dikaitkan dengan lingkungan kehidupan sehari-hari. Sehingga menjadi penting untuk mengajak siswa-siswa untuk memahami apa yang terjadi di lingkungan sekitar. Tahap terakhir dari workshop ini adalah merumuskan berbagai kegiatan pembelajaran lingkungan yang dikaitkan dengan konteks lingkungan tertentu, mulai dari lingkungan rumah, lingkungan sekolah hingga lingkungan perkotaan.

Mudah-mudahan workshop ini dapat bermanfaat bagi para guru untuk memperkaya metode pembelajaran lingkungan yang dapat diterapkan untuk para siswa.

Hasil workshop 1: Berbagai kegiatan pembelajaran lingkungan secara kreatif

Hasil workshop 2: Berbagai rumusan kegiatan pembelajaran lingkungan dikaitkan dengan konteks lingkungan rumah, sekolah dan kota

Workshop ‘Kota Lestari’ di KumKum 2010

April 25th, 2010


Education Care Unit kali ini berkesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam acara KumKum 2010 pada tanggal 17-18 April 2010 di Museum Bank Mandiri, Jakarta. KumKum 2010  merupakan sebuah kolaborasi berbagai komunitas yang berbagi kepedulian terhadap permasalahan lingkungan. Dalam event ini, ECU menyelenggarakan workshop dengan tema ‘Kota Lestari’. Peserta workshop yang jumlahnya mencapai 50 orang berasal dari tingkatan kelas Sekolah Dasar yang beragam dan dari berbagai sekolah termasuk homeschool.

Dalam workshop ini, peserta diajak untuk membuat sebuah kota yang ramah lingkungan sekaligus dapat memenuhi kebutuhan hidup penduduknya. Peserta berdiskusi di dalam kelompok untuk membuat mindmapping untuk memetakan berbagai kebutuhan manusia yang kemudian dilanjutkan dengan membuat model 3D dengan berbagai bahan bekas. Kegiatan ini ternyata sangat menyenangkan bagi para peserta workshop. Melalui diskusi di dalam kelompok, para peserta dapat menambah pengetahuan dan belajar tentang kebutuhan dasar manusia, sumber daya alam dan sumber energi alternatif. Sedangkan melalui kegiatan membuat model, peserta dapat belajar merancang dan mengasah kreativitas.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di RT 13/RW 02 Jatinegara, Cakung

March 21st, 2010

Workshop dengan tema ‘Rumah Sehat’ di RT 13/RW 02 Kelurahan Jatinegara, Cakung ini diadakan pada hari Minggu, 15 November 2009. Workshop ini merupakan rangkaian dari workshop ‘Rumah Sehat’ yang ditujukan untuk anak-anak yang tinggal di daerah permukiman kurang beruntung, sebagai bagian dari Program Hibah Kompetisi Institusi (PHK-I) Universitas Indonesia 2009. Tujuan workshop ‘Rumah Sehat’ ini adalah untuk mengajak anak bersama-sama mengevaluasi kondisi permukimannya yang secara umum belum memenuhi syarat sebagai tempat tinggal yang baik, serta memikirkan kemungkinan perbaikan kondisi tersebut. Workshop ini melibatkan para kader PKK setempat sehingga mereka juga diajak untuk bersama-sama mendiskusikan masalah permukiman yang ada dan gagasan perbaikannya. Meskipun dalam workshop ini gagasan anak-anak tentang tempat tinggal yang baik belum dapat diwujudkan secara nyata pada lingkungan fisik yang ada, namun setidaknya workshop ini dapat memberikan gambaran pada anak tentang sebuah permukiman yang baik, sehingga anak dapat menyimpan gagasan tersebut dalam dirinya dan memotivasi dirinya agar kelak mampu melakukan perubahan yang bermakna.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di RT 04/RW 02 Jatinegara, Cakung

March 21st, 2010

Workshop dengan tema ‘Rumah Sehat’ di RT 04/RW 02 Kelurahan Jatinegara, Cakung diadakan pada hari Minggu, 8 November 2009.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di SDN Jatinegara 05 Jakarta

March 21st, 2010

Workshop dengan tema ‘Rumah Sehat’ dilaksanakan di SD Negeri Jatinegara 05, Jl Raya Bekasi Jakarta Timur, pada tanggal 12 November 2009.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di SDN Jatinegara 10 Jakarta

March 21st, 2010

Workshop dengan tema ‘Rumah Sehat’ dilaksanakan di SD Negeri Jatinegara 10, Jl Raya Bekasi Jakarta Timur, pada tanggal 5 November 2009.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di SDN Guntur 03 Jakarta

March 21st, 2010

Education Care Unit kembali mengajak para siswa untuk kreatif merancang lingkungan sambil memperoleh pengetahuan tentang lingkungan yang baik. Dalam workshop di SDN Guntur 03 Jakarta, Sabtu 13 Desember 2008, tema yang diangkat adalah tentang ‘Rumah Sehat’. Para siswa diajak melakukan refleksi terhadap keadaan lingkungan tempat tinggalnya, mendiskusikannya dalam kelompok hingga memperoleh kesimpulan tentang syarat-syarat sebuah lingkungan yang baik. Selanjutnya, seperti pada workshop ECU yang lain, siswa kemudian diajak untuk bersama-sama merancang sebuah lingkungan perumahan yang baik sesuai syarat-syarat yang telah mereka simpulkan. Namun mereka tetap secara bebas dan kreatif dapat memiliki gagasan apapun tentang lingkungan yang mereka buat.

Workshop ‘Rumah Sehat’ di SD Negeri Srengseng Sawah 13

March 21st, 2010

Workshop dengan tema ‘Rumah Sehat’ di SD Negeri Srengseng Sawah 13 Petang pada tanggal 18 Desember 2008. Workshop ini mengajak anak-anak memahami persyaratan sebuah tempat tinggal yang baik, dan kemudian kreatif merancang sebuah permukiman dengan menerapkan syarat-syarat yang mereka pelajari itu.

Seminar/Workshop Pendidikan Lingkungan di Sekolah Kristen Ketapang

March 21st, 2010

Sebagai salah satu acara dalam kegiatan ‘Gerakan Ramah Lingkungan’ di Sekolah Kristen Ketapang, Education Care Unit memberikan seminar dan workshop tentang pendidikan lingkungan untuk pada hari Sabtu, 16 Agustus 2008.  Seminar diikuti lebih dari 200 orang guru dari jenjang TK sampai SMA. Pada sesi pertama Yandi Andri Yatmo sebagai pembicara utama memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip mengembangkan metode pembelajaran lingkungan yang mengintegrasikan berbagai isu lingkungan melalui kegiatan kreatif dan menyenangkan. Pada sesi kedua, para guru mendapat tantangan untuk mendiskusikan bagaimana berbagai isu lingkungan dapat diintegrasikan dengan setiap mata pelajaran. Tindak lanjut dari seminar ini adalah proyek pendidikan lingkungan yang akan dipraktekkan di kelas masing-masing.

Langkah Kecilku untuk Masa Depan Bumi

March 20th, 2010

Sekolah Kristen Ketapang bekerja sama dengan tabloid Gaya Hidup Sehat menyelenggarakan workshop dan seminar “Langkah Kecilku untuk Masa Depan Bumi” yang ditujukan untuk guru-guru SD dan SMP. Workshop ini diselenggarakan pada tanggal 1 Desember 2007 di Hotel Santika, Jakarta. Dalam kegiatan ini, Yandi Andri Yatmo dari Education Care Unit menyampaikan penjelasan tentang pengembangan metoda pembelajaran lingkungan, disertai contoh-contoh yang telah dilakukan Education Care Unit.

Pada dasarnya para guru sangat membutuhkan informasi tentang bagaimana menanggapi isu lingkungan ke dalam praktek pembelajaran sehari-hari di sekolah. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana informasi tentang isu lingkungan yang saat ini tengah marak beredar di masyarakat ini kemudian diturunkan menjadi kegiatan pembelajaran yang langsung dapat memberikan pengetahuan bagi para siswa. Mudah-mudahan informasi tentang pembelajaran lingkungan dari Education Care Unit dapat membantu para guru untuk menerapkannya di sekolah masing-masing.

Workshop ‘Kota Tanpa Banjir’ di AFair UI 2008

March 20th, 2010

Kali ini ECU berpartisipasi dalam event Architecture Fair UI 2008 yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Arsitektur UI, menyelenggarakan workshop ‘Kota Tanpa Banjir’ untuk para siswa SMP dan SMA. Workshop diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2008 di tepi danau UI. Dalam workshop ini para peserta diberikan tantangan untuk merancang sebuah kota yang dapat bebas dari banjir. Peserta harus mendiskusikan berbagai gagasan pemecahan masalah lingkungan yang seringkali ditemui sehari-hari dan menuangkan gagasan tersebut dalam model rancangan sebuah kota secara kreatif. Workshop dilanjutkan dengan presentasi hasil karya dari setiap kelompok, sehingga setiap peserta dapat bertukar pikiran mengenai gagasan untuk sebuah kota agar terbebas dari banjir.

Workshop ‘Kota Masa Depan’ di SD Negeri Pondok Cina 4, Depok

March 20th, 2010

Education Care Unit mengadakan workshop dengan tema ‘Kota Masa Depan’ di SD Negeri Pondok Cina 4, Depok pada hari Sabtu, 2 Maret 2007. Dalam workshop ini para siswa kelas IV membuat model dari bahan-bahan bekas yang menggambarkan gagasan mereka tentang kota Depok 10 tahun yang akan datang.

Workshop ‘Kota Masa Depan’ di SD Negeri Pondok Cina 2, Depok

March 20th, 2010

Education Care Unit mengadakan workshop dengan tema ‘Kota Masa Depan’ di SD Negeri Pondok Cina 2, Depok pada hari Sabtu, 17 Februari 2007. Workshop diikuti oleh para siswa kelas IV yang dengan antusias membuat rancangan kota Depok yang mereka bayangkan di masa depan.