Menu

Mode Gelap
Aksi Bersih SMPN 10 Magelang Dukung Gerakan ASRI

Magelang

Wamendagri Apresiasi Kampung Jambon Gesikan sebagai Role Model Proklim

badge-check


					Wamendagri didampingi walikota meninjau pengelolaan sampah organik jadi maggot di RW 4 Kampung Jambon Gesikan, Kamis (16/04/2026). (Rossa Nur Aisyah/ Lingkunganku) Perbesar

Wamendagri didampingi walikota meninjau pengelolaan sampah organik jadi maggot di RW 4 Kampung Jambon Gesikan, Kamis (16/04/2026). (Rossa Nur Aisyah/ Lingkunganku)

Lingkunganku.com, Magelang – Kampung Bersemi Jambon Gesikan RW 4, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah menjadi percontohan pengelolaan lingkungan melalui berbagai program, seperti pengolahan sampah, pemanfaatan limbah rumah tangga, hingga penataan permukiman yang terintegrasi dalam program Kampung iklim (Proklim).

Program Kampung iklim (proklim) yakni program kementrian Lingkungan Hidup yang untuk mengantisipasi perubahan iklim yang membangun kampung yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kampung Bersemi berhasil menjalankan program Proklim secara berkelanjutan dan meraih penghargaan tingkat nasional sebagai kategori Proklim Lestari. Keberhasilan ini menarik perhatian berbagai pihak untuk melakukan studi banding, termasuk kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (wamendagri), Bima Arya Sugiarto, pada, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya diajak kelilingan kampung jambon Gesikan dari mulai bank sampah, pengolahan minyak jelantah, sanitani, kampung organik hingga tata kelola bangunan. Bima menilai sistem pengelolaan lingkungan di Jambon Gesikan telah berjalan terpadu dari hulu hingga hilir dan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Ini contoh baik. Walikota ikut memonitor dan memberi semangat, sementara pengurus RW dan RT membangun sistem dari hulu ke hilir. Pengelolaan sampahnya sudah terbentuk dengan baik dan bisa menjadi role model,” kata Bima.

Keberhasilan tersebut atas sinergi dari masyarakat dan pemerintah . Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengatakan inovasi lingkungan tumbuh dari tingkat masyarakat dan menjadi kekuatan utama pembangunan kota.

“Meski konsep tiap RW berbeda, visinya sama, yakni mengembangkan kreativitas, inovasi, keindahan, dan kelestarian lingkungan. Itu menjadi budaya masyarakat yang patut diapresiasi,” katanya.

Pemerintah kota mencatat, terdapat 192 RW yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kampung seperti RW 4 Jambon Gesikan. Sementara itu ketua Proklim Kota Magelang sekaligus Ketua RW 4 Jambon Gesikan, Joko Budi Sulistyo mengaku senang dampak positif dari menerapkan proklim di kampungnya.

“Saya senang RW 4 ini jadi role model untuk daerah lain, Kita sama sama belajar dan warga sini terlibat langsung. Selain itu manfaatnya kita yang rasakan lingkungan jadi lebih bersih dan sehat, hasil pengolahan sampah juga bisa menambah pendapatan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Magelang Gelar Resik-Resik Pasar dan Shelter PKL Peringati HUT ke-1120

17 April 2026 - 16:46 WIB

Aksi Bersih SMPN 10 Magelang Dukung Gerakan ASRI

10 April 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Bibit Kopi Dibagikan ke Petani Borobudur, Perkuat Konservasi Lingkungan Berbasis Agroforestry

7 April 2026 - 21:31 WIB

Volume Sampah Tembus 70 Ton per Hari, Kapasitas TPSA Banyuurip Magelang Kian Terbatas

2 April 2026 - 08:17 WIB

Ramai Pemburu Takjil, Pengelolaan Sampah Kampung Ramadan Rindam IV/Diponegoro Menjadi Sorotan

2 April 2026 - 08:05 WIB

Trending di Magelang