Menu

Mode Gelap
Mahasiswa UNTIDAR Bersama PDAM Tirta Gemilang Gelar CSR di Dusun Kranggan Siapa Sangka? Minyak Jelantah Bisa Jadi Rupiah Lewat UCOllect Box Kolaborasi INMF dan Bakom, Perkuat Komunikasi atau Kendalikan Media? STIGMAPA Tanam Pohon Mundung di KRGT Magelang Cup Holder Hasil Rajutan, Gaya Baru Gen Z Kurangi Plastik ProKlim Jambon Gesikan Jadi Ruang Edukasi Climate Change

Magelang

Mahasiswa UNTIDAR Bersama PDAM Tirta Gemilang Gelar CSR di Dusun Kranggan

badge-check


					CSR Mahasiswa Untidar bersama PDAM Tirta Gemilang gelar sosialisasi air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga di Dusun Kranggan, Mertoyudan, Sabtu (23/5/2026). (Dok. Kegiatan) Perbesar

CSR Mahasiswa Untidar bersama PDAM Tirta Gemilang gelar sosialisasi air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga di Dusun Kranggan, Mertoyudan, Sabtu (23/5/2026). (Dok. Kegiatan)

Lingkunganku.com, Magelang – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tidar (UNTIDAR) bersama PDAM Tirta Gemilang menggelar program CSR bertajuk “LESTARI” di Dusun Kranggan, Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Sabtu dan Minggu, (23-24/5/2026).

Kegiatan berlangsung selama dua hari dan melibatkan warga secara langsung melalui sosialisasi, pelatihan, hingga kerja bakti lingkungan.

Pada hari pertama, tim CSR memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu pengajian RT 1 RW 7 Dusun Kranggan, mengenai pentingnya menjaga kualitas air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga secara bijak.

Warga mendapat pemahaman tentang ciri-ciri air bersih, tanda air tercemar, hingga jenis limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari sumber air.

Dalam kegiatan tersebut, warga juga mengikuti praktik pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.

Koordinator CSR, Ananda Rizfy Hidayat, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTIDAR menjelaskan kolaborasi ini penting untuk kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan dan sumber air.

“Melalui CSR ini, kami ingin masyarakat peduli terhadap limbah rumah tangga yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak pada kualitas air dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Warga Dusun Kranggan mengikuti praktik pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. (Dok. Kagiatan)

Salah satu warga Dusun Kranggan, Ibu Tri Widati, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai pengelolaan limbah rumah tangga yaitu minyak jelantah.

“Selama ini saya biasanya langsung membuang minyak jelantah. Ternyata minyak bekas bisa dimanfaatkan menjadi lilin aromaterapi,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, kegiatan beralih ke aksi langsung berupa kerja bakti bersama warga di sekitar Masjid Nurul Huda, Dusun Kranggan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim CSR menuangkan cairan eco enzyme ke aliran sungai yang berada di dekat Masjid Nurul Huda.

Aksi ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga lingkungan melalui tindakan langsung yang berdampak bagi ekosistem lokal, tidak hanya sebatas edukasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

STIGMAPA Tanam Pohon Mundung di KRGT Magelang

15 Mei 2026 - 20:34 WIB

Upaya Kampung Iklim “Bersemi” Jambon Gesikan dalam Edukasi Climate Change Sejak Dini

7 Mei 2026 - 20:09 WIB

Trending di Magelang