Lingkunganku.com, Magelang – Banjir bandang menerjang Dusun Batur, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Minggu malam (3/5/2026). Sebanyak 11 rumah terdampak lumpur dan satu keluarga terpaksa mengungsi akibat luapan air yang datang secara tiba-tiba.
Hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB.
Aliran air dari hulu Gunung Sokorini membawa material lumpur, kayu, dan sampah yang kemudian menyumbat saluran drainase di kawasan permukiman warga.
Sekitar pukul 19.30 WIB, air meluap deras setelah saluran tidak lagi mampu menampung debit kiriman dari hulu.
Air menerobos rumah-rumah warga, menggenangi jalan desa, dan membawa pengendapan lumpur tebal yang menutup akses.
Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Magelang hingga pukul 22.36 WIB, penyebab utama banjir tidak hanya curah hujan tinggi, tetapi juga sumbatan kayu di gorong-gorong dan selokan.
Kondisi ini menghambat aliran air hingga akhirnya meluap ke permukiman.
Dari pendataan sementara petugas di lapangan, 11 rumah terdampak banjir dan lumpur, sementara satu rumah mengalami kerusakan ringan.
Keluarga Suheri (55) menjadi yang paling terdampak. Ia bersama tiga anggota keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah anaknya demi keselamatan. Hingga berita ini diturunkan, mereka belum dapat kembali ke rumah.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD Kabupaten Magelang mengingatkan bahwa ancaman belum sepenuhnya berlalu.
Dihimbau warga wilayah Kecamatan Grabag untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras kembali melanda.









