Lingunganku.com, Magelang – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Magelang pada Kamis (1/5) berlangsung dengan upaya yang lebih berfokus pada kepedulian lingkungan. Tidak hanya menjadi momen seremonial, kegiatan ini diisi dengan aksi bersih lingkungan di kawasan Jalan Barito II, tepatnya di depan Rektorat Universitas Tidar.
Dalam kegiatan tersebut, para buruh bersama jajaran Pemerintah Kota Magelang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun langsung membersihkan kawasan utara. Sampah yang berserakan di area publik dikumpulkan, sementara beberapa titik yang sebelumnya kurang terawat mulai dibenahi secara bertahap.
Keterlibatan berbagai elemen ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Hari Buruh dapat menjadi momentum untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Di hari buruh ini tentunya dirayakan dengan sukacita. Kita pusatkan di kawasan Sidotopo, di depan Rektorat Universitas Tidak yang kita banggakan ini, bersih-bersih di kawasan utara. Sekali lagi saya ucapkan selamat hari buruh internasional. Semoga momentum ini kita jadikan untuk menyamakan sebuah persepsi besar tentang kesejahteraan itu, tentang keikhlasan. Terima kasih.”
Lebih dari sekadar kegiatan simbolis, aksi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diluncurkan oleh Prabowo Subianto pada awal 2026. Gerakan ini mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan hidup.
Secara lebih luas, kegiatan seperti ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan sampah dan kebersihan kota masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk kota-kota berkembang seperti Magelang. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan serta kebiasaan menjaga ruang publik masih perlu terus ditingkatkan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang sendiri selama ini telah mendorong berbagai program pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan. Namun, tanpa partisipasi aktif masyarakat, upaya tersebut tidak akan berjalan maksimal.
Aksi bersih lingkungan dalam momentum May Day ini menjadi contoh bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana. Kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Dengan kegiatan yang lebih kolaboratif, peringatan Hari Buruh di Magelang menunjukkan wajah baru. Tidak hanya sebagai ruang tuntutan hak pekerja, tetapi juga sebagai ajakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik.









