Menu

Mode Gelap
Aksi Bersih SMPN 10 Magelang Dukung Gerakan ASRI

Magelang

Gerakan Resik Kali Bening Jadi Upaya Nyata Cegah Banjir di Kota Magelang

badge-check


					Gerakan Resik Kali Bening di Jalan Cempaka, Kota Magelang, melibatkan masyarakat dalam pembersihan sungai sebagai upaya mitigasi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Selasa (21/4/2026). Perbesar

Gerakan Resik Kali Bening di Jalan Cempaka, Kota Magelang, melibatkan masyarakat dalam pembersihan sungai sebagai upaya mitigasi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Selasa (21/4/2026).

Lingkunganku.com, Magelang – Pemerintah Kota Magelang menggelar kegiatan Gerakan Resik Kali Bening di kawasan Jalan Cempaka, Selasa (21/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan ini menjadi upaya konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah potensi banjir.

Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dan diikuti oleh camat, lurah, serta berbagai unsur perangkat daerah. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi kerja bakti membersihkan aliran Kali Bening yang melibatkan lebih dari 100 peserta dari unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat.

Partisipasi lintas sektor dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya sadar bencana. Sejumlah instansi seperti BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, DPU PR, serta komunitas relawan turut ambil bagian dalam aksi pembersihan sungai yang menjadi titik rawan penumpukan sampah.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan bahwa penyumbatan aliran sungai akibat sampah menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah perkotaan. Ia menyampaikan, “Kali ini kita biarkan tersumbat, aliran air tidak lancar. Ini akan berdampak kepada apa? Kepada banjir itu. Banjir itu kan bencana.”

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab individu dalam pengelolaan sampah. “Sampah ini kan tanggung jawab kita, kita pribadi. Pemproduksi sampah itu kan manusia itu sendiri. Pemproduksi sampah terbesar itu manusia itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengelola limbah rumah tangga secara bijak.

“Saya mengajak seluruh warga masyarakat kota magelang, untuk bareng-bareng. Bareng-bareng, peduli akan lingkungannya. Jangan membuang sampah sembarangan di sini. Kelola sampahmu dengan bijaksana, dengan baik dan benar,” tambahnya.

Kegiatan ini sejalan dengan tema Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, yaitu “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana secara terkoordinasi.

Menutup pernyataannya, Damar Prasetyono berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. “Sampahmu menjadi tanggung jawabmu. Dengan momentum har kesiapsiagaan bencana ini. Saya berharap bahwa masyarakat kota magelang sudah mengantisipasi ini semua. Insya Allah kota magelang terhindar dari bencana, masyarakatnya hidup dengan tenang, hidup dengan damai, dengan penuh suka dan cita. Dan pada akhirnya, kota magelang ini kota yang yang sangat-sangat layak untuk kita tinggali.”

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Magelang berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat guna meminimalisir potensi bencana di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kampung Seni Borobudur Jadi Destinasi Wisata Ramah Lingkungan dengan Energi Surya

22 April 2026 - 15:10 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang

22 April 2026 - 12:14 WIB

Trending di Magelang