Menu

Mode Gelap
Mahasiswa KKN Untidar Edukasi dan Praktik Budikdamber Lele dan Kangkung Bersama Ibu PKK di Desa Mojorejo Tim KKN 07 UNTIDAR Gelar Pelatihan Elisitor Biosaka untuk Tingkatkan Kapasitas Kelompok Tani Desa Jetis GRWM : Edukasi Biopori di SDN 4 Kedungsari Kota Magelang Commsibition 2026 Resmi Digelar, Wadah Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tidar Pohon Aren Jadi Penyelamat Lingkungan dan Sumber Ekonomi Warga Dusun Tirto Mahasiswa UNTIDAR Bersama PDAM Tirta Gemilang Gelar CSR di Dusun Kranggan

Peduli Lingkungan

Mahasiswa KKN Untidar Edukasi dan Praktik Budikdamber Lele dan Kangkung Bersama Ibu PKK di Desa Mojorejo

badge-check


					Mahasiswa KKN Untidar foto bersama ibu-ibu PKK usai program edukasi dan praktik budikdamber lele-kangkung di Desa Mojorejo, Sragen. (Muhammad Tegar Julianto/ Lingkunganku) Perbesar

Mahasiswa KKN Untidar foto bersama ibu-ibu PKK usai program edukasi dan praktik budikdamber lele-kangkung di Desa Mojorejo, Sragen. (Muhammad Tegar Julianto/ Lingkunganku)

Lingkunganku.com, Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) menggelar program kerja budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang dipadukan dengan tanaman kangkung, di Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Mojorejo bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Mojorejo, Sabtu (18/7/2026). Sehari berikutnya, mahasiswa melanjutkan dengan praktik langsung pembuatan media budikdamber bersama ibu-ibu PKK Dusun Ngawen yang dipusatkan di rumah ketua RT setempat, Minggu (19/7/2026).

Ketua Tim KKN Untidar Mojorejo Badriyah ‘Izatul Isnaini mengatakan, budikdamber dipilih sebagai program kerja karena metode ini dinilai efektif diterapkan di lahan terbatas, sekaligus dapat menjadi solusi ketahanan pangan bagi rumah tangga warga Desa Mojorejo.

“Kami ingin memberikan solusi budidaya yang sederhana tapi bermanfaat, apalagi banyak warga di sini yang punya pekarangan terbatas. Budikdamber ini jawabannya karena tidak butuh lahan luas,” ujar Badriyah

Dalam sesi sosialisasi di Balai Desa Mojorejo, mahasiswa menjelaskan konsep dasar budikdamber, mulai dari cara kerja sistem budidaya dalam wadah terbatas hingga jenis ikan yang digunakan, yakni lele. Mahasiswa memaparkan dua versi media yang bisa dipilih warga sesuai ketersediaan alat di rumah.

Versi pertama menggunakan ember cat yang dilubangi dan dipasangi netpot sebagai tempat tumbuh kangkung. Versi kedua menggunakan galon bekas, dengan netpot yang digantikan gelas bekas air mineral yang telah dimodifikasi.

Praktik menyemai bibit kangkung menggunakan tray semai bersama ibu PKK Dusun Ngawen. (Muhammad Tegar Julianto/ Lingkunganku)

Selain edukasi soal budidaya ikan dan pilihan media, peserta juga diajarkan teknik menyemai bibit kangkung menggunakan tray semai. Mahasiswa menjelaskan bahwa media semai tidak melulu harus rockwool, kapas pun bisa digunakan sebagai alternatif yang lebih mudah didapat dan murah, sebelum bibit dipindahkan ke wadah budikdamber.

Sehari setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung bersama ibu-ibu PKK Dusun Ngawen. Peserta diajak menyiapkan wadah, mengisi air, menebar bibit lele, hingga menata tanaman kangkung dengan sistem apung di bagian atas ember dan galon. Air sisa budidaya ikan lele dimanfaatkan sekaligus sebagai sumber nutrisi bagi tanaman kangkung, sehingga kedua komoditas dapat tumbuh dalam satu media yang sama.

Salah seorang peserta asal Dusun Ngawen, () mengaku senang dengan adanya kegiatan ini karena dapat menambah pengetahuan yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.
“Baru tahu kalau ember bekas dan galon bisa dipakai buat budidaya lele sekaligus tanam kangkung. Nanti mau coba praktikkan sendiri di rumah,” kata ()

Program budikdamber ini merupakan salah satu program kerja unggulan Tim KKN Untidar di Desa Mojorejo. Melalui program ini, mahasiswa berharap ibu-ibu PKK dapat terus mempraktikkan budidaya lele dan kangkung secara mandiri, sehingga dapat menjadi alternatif pemenuhan gizi keluarga sekaligus peluang usaha sampingan bagi warga Desa Mojorejo.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim KKN 07 UNTIDAR Gelar Pelatihan Elisitor Biosaka untuk Tingkatkan Kapasitas Kelompok Tani Desa Jetis

15 Juli 2026 - 10:50 WIB

GRWM : Edukasi Biopori di SDN 4 Kedungsari Kota Magelang

14 Juni 2026 - 20:46 WIB

Trending di Magelang