Lingkunganku.com – Minyak goreng bekas yang biasanya dibuang ke saluran air ternyata bisa menghasilkan uang. Melalui program UCOllect Box, masyarakat kini dapat menukarkan minyak jelantah menjadi saldo digital hanya dalam hitungan menit.
Program ini merupakan hasil kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga dengan PT Noovoleum Indonesia Investama sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendorong ekonomi sirkular berbasis limbah rumah tangga.
Setiap liter minyak jelantah yang disetorkan akan otomatis dikonversi menjadi saldo e-wallet dengan nilai mulai Rp6.000 per liter.
Prosesnya pun tidak rumit, cukup mengunduh aplikasi UCOllect yang ada di AppStore, lalu scan QR code untuk membuka box, tunggu sampai box terbuka dan tuang minyak ke dalam box.
Mesin akan secara otomatis mengecek kualitas minyak jelantah dan menghitung volume secara otomatis dan saldo langsung masuk ke e-wallet.
Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Verieza, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi.
“Setiap liter jelantah yang disetorkan tidak hanya membantu mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk sirkular ekonomi dengan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” Ujar Roberth pada pernyataan pernyataannya, Senin (18/8/2025).
Sementara itu, dikutip dari Detik.com, Business Development Manager Noovoleum, Tharesa Rahma Primula, menjelaskan bahwa UCOllect Box dirancang agar masyarakat lebih mudah mengelola minyak jelantah secara praktis dan cepat.
“Saldo dari hasil penjualan minyak akan langsung masuk ke akun pengguna di aplikasi dan bisa ditarik ke rekening. Prosesnya paling lama dua menit,” ujar Tharesa.
Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Asti Nur Asila membagikan pengalamannya menggunakan UCOllect Box melalui Instagram Story akun @astinuraila.
“Pertama kali pakai UCOllect, senangnya minyak jelantah jadi uang,” tulisnya.
Kehadiran UCOllect Box menunjukkan bahwa limbah rumah tangga tidak selalu berakhir menjadi sampah.
Dengan pengelolaan yang tepat, minyak jelantah justru dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus membantu menjaga lingkungan dari pencemaran.











